Senin, 23 Januari 2017

Inilah Kerugian Investasi Dalam Saham yang Wajib Diketahui

Setiap hal pasti anda keuntungan dan kerugiannya. Sebelumnya kita sudah membahas mengenai keuntungan investasi saham. Sekarang anda juga harus tahu apa saja kerugian investasi dalam saham. Dengan mengetahui keuntungan dan kerugiannya, anda jadi lebih paham dan mantap untuk berinvestasi saham. Walaupun investasi saham memiliki kerugian. Ini tidak akan membuat anda jadi takut untuk berinvestasi dalam saham. Seharusnya anda lebih berhati-hati dan tahu jenis saham apa yang harus anda ambil. Untuk lebih jelasnya berikut ini kerugian dari investasi saham yang harus anda ketahui.

Capital Loss
Capital loss merupakan kebalikan dari capital gain. Kalau capital gain, anda mendapatkan keuntungan sedangkan capital loss anda mendapatkan kerugian. Ketika investasi saham, terkadang anda harus menjual saham lebih rendah daripada harga beli. Hal ini biasanya dikarenakan ada beberapa faktor yang mempengaruhinya. Salah satunya adalah untuk menghindari kerugian yang semakin besar. Misalnya saham yang anda beli, semakin kesini tidak ada peningkatan penjualan sama sekali di pasar bursa. Daripada anda harus mengalami kerugian yang lebih besar. Lebih baik anda menjual saham tersebut dengan harga yang lebih rendah dari harga beli. Istilah ini dikenal dengan cut loss.

Tidak Dapat Diveden

kerugian investasi saham


Kerugian yang bisa anda dapatkan, ketika melakukan investasi dalam saham adalah tidak mendapatkan diveden. Divden merupakan keuntungan yang diperoleh perusahaan untuk dibagikan pada pemegang saham yang berhak. Pada saat anda membeli saham, tidak selalu anda mendapatkan diveden. Dalam suatu hal anda tidak mendapatkan diveden sama sekali dari perusahaan tersebut. Hal ini dikarenakan perusahaan tidak mendapatkan keuntungan sama sekali. Jadi jika perusahaan mengalami kerugian, anda tidak memperoleh diveden. Kinerja dari perusahaan sangat berpengaruh dengan ada tidaknya diveden untuk pemegang saham.

Saham Di Delist Dari Pasar Bursa

Dalam melakukan investasi terkadang berbagai hal tak terduga bisa terjadi. Salah satunya adalah saham yang di delist dari pasar bursa. Di delist adalah saham perusahaan di keluarkan atau di hapus dari pencatatan bursa efek. Biasanya hal ini terjadi karena kinerja perusahaan yang terlalu buruk dan tidak pernah mendapatkan keuntungan sama sekali. Bisa juga karena dalam waktu tertentu, tidak terjadi perdagangan sama sekali. Sehingga perusahaan memperoleh kerugian yang sangat besar, tidak pernah membagikan diveden, dan lain sebagainya. Jika perusahaan tersebut di delist karena go privat, berarti tidak akan merugikan para investor. Hal ini dikarenakan perusahaan melakukan buy back pada saham yang sudah diterbitkan.

Perusahaan Dilikuidasi Dan Bangkrut

Suatu ketika perusahaan bisa mengalami dilikuidasi atau bangkrut. Jika perusahaan mengalami hal tersebut, tentu saja berpengaruh terhadap sahamnya. Peraturan di bursa efek, jika perusahaan dilikuidasi atau bangkrut, maka pemegang saham tidak mendapatkan posisi yang tinggi. Pemegang saham hanya bisa mendapatkan posisi yang rendah dibandingkan dengan pemegang obligasi atau kreditor lainnya. Kalau masih ada sisa, barulah pemegang saham akan mendapatkan haknya. Investasi dalam saham memang harus dipikirkan sebaik mungkin.

Saham Di Suspend

Kerugian lain yang bisa anda alami adalah masalah saham di suspend. Di suspend berarti saham tersebut di berhentikan pada perdagangan bursa efek. Hal ini dilakukan karena adanya otoritas dari bursa efek. Jika hal ini terjadi, anda tidak bisa menjual saham anda sampai saham tersebut tidak di suspend lagi. Suspend terjadi selama 1 perdagangan saja. setelah itu bisa menjual saham lagi. Itulah beberapa hal tentang kerugian investasi dalam saham. Semoga bermanfaat.

 
Back To Top