Sabtu, 11 Februari 2017

Cara Dan Tips Investasi Emas Bagi Pemula

Investasi sampai saat ini selalu diminati oleh berbagai kalangan. Bukan hanya ekonomi menengah kebawah, tapi juga para konglomerat. Model investasi sendiri ditawarkan dengan berbagai macam benda-benda berharga. Sebut saja saham perusahaan, deposito, dan emas. Dari ketiga tersebut, investasi emas menjadi pilihan pertama karena nilai tukarnya yang dianggap lebih stabil. Nah, ini adalah tips investasi emas bagi pemula supaya mendapatkan untung yang relative besar dan jauh dari kata rugi.

Survei harga inflasi

Pertama, sebaiknya kita melakukan survey. Hal ini wajib dilakoni sehingga kita mengetahui perbandingan kisaran harga barang saat naik dan turun. Karena dasaranya, kita juga ingin mendapatkan untung sebesar-besarnya dengan modal sekecil-kecilnya. Lokasi pertama yang wajib dikunjungi adalah instansi yang terkait dengan pemerintahan, seperti Pegadaian dan Bank. Kedua lembaga tersebut diarsa paling aman dan memberikan jaminan asuransi terbaik. Namun, patut diketahui bahwa keuntungan dari investasi emas tidak bisa didapatkan secara sporadic seperti saham atau deposit. keuntungan investasi emas teraman bagi pemula biasanya dapat memakan waktu hingga tiga bulan.

Tips investasi emas bagi pemula yang kedua ialah menyesuaikan budget. Jika kita berkaca pada tawaran Pegadaian, mereka menyediakan dari berat 5 gr, 10 gr, 25 gr, 250 gr hingga 1 kg. Pasca menentukan besarannya, kita dapat melakukan permohonan dengan melampirkan surat dan membayarkan downpayment sebesar 20%. Ketiga, memilih jangka waktu terpendek. Baik Pegadaian maupun instansi lain, mereka akan memberikan batas waktu seperti satu bulan hingga 24 bulan.

Metode klasik

Tips Investasi Emas Bagi Pemula


Kita dapat memilih yang paling pendek dengan konsekuensi mampu membayar administrasi dan cicilannya. Sedangkan, tips investasi emas bagi pemula keempat, kita menggunakan cara lama. Maksudnya, kita membeli emas pada saat harga turun dan menjualnya saat harga naik. Cara klasik ini relative paling efektif dan aman. Namun perlu dicatat, peluang seperti ini membutuhkan kesabaran super. 

Maklum saja, rentan waktunya bisa mencapai 5 hingga 10 tahun. Tips yang kelima ialah menabung dan mengambil untung sebagai tabungan dan asuransi. Cara yang satu ini dianggap lebih ampuh menambah pundi-pundi laba daripada cara klasik. Pasalnya, emas yang ditabung tidak akan mengalami inflasi yang cukup signifikan. Bahkan cenderung naik karena emas saat dikonversi menjadi nilai mata uang, logam mulia akan dihitung berdasarkan nilai emas pada saat itu. Secara singkat, inflasi mata uang akan tertutupi oleh konversi harga emas.

Memutar pinjaman

Terakhir, kita dapat menginvestasikan logam mulia khusus pemula dengan cara arisan. Setidaknya, cara ini lebih aman tidak mengandung resiko. Sebagai saran, sebaiknya kita mengumpulkan minimal enam orang dan melayangkan surat permohonan kepada Pegadaian atau Bank terkait. Setelah itu, kita mengisi formulir yang disepakati besaran emas dan iuran setiap bulannya. Uniknya, program ini tidak terpengaruh dengan invlasi harga emas turun atau naik. Harganya tetap konsisten sama seperti saat penandatanganan kerja sama dengan instansi pilihan kita.

Akan tetapi, terdapat pula cara yang sebaiknya kita hindari. Tips investasi emas bagi pemula ini sepatutnya dihindari, 'teknik kebun emas'. Teknik ini memang menggiurkan untuk diterapkan karena keuntungan yang tidak tanggung-tanggung akan didapatkan. Namun, teknik ini telah lama tidak dilirik kembali pasca tahun 2013. Permasalahannya, teknik ini membutuhkan biaya administrasi dan asuransi tinggi. Jika dihitung-itung, biayanya sulit untuk menutupi kapital saat harga emas merangsek ke titik terendah.

 
Back To Top