Kamis, 02 Februari 2017

Mengukur Untung dan Rugi Investasi Saham

Menilai besar kecilnya keuntungan serta kerugian investasi saham yang kita jalankan tidaklah mudah. Namun apabila kita cermat serta telah memiliki banyak pengalaman maka kita bisa mendapatkan keuntungan yang cukup tinggi sesuai dengan yang diekspektasikan sebelumnya. 

Sebagai seorang yang baru terjun di dunia investasi saham, ada baiknya bila kita mempelajari secara terperinci mengenai berbagai instrumen yang dibutuhkan dalam melakukan sebuah transaksi investasi dengan menanam modal saham. Selain itu kita juga perlu tahu mengenai untung dan rugi investasi saham yang nanti akan kita hadapi. Oleh karena itu ada beberapa istilah untung dan rugi yang bisa kita pahami bersama sebelum memulai bisnis investasi ini. Berikut ini adalah ulasannya.

Istilah Keuntungan dan Kerugian dalam Investasi Saham


Terjun dalam bisnis saham, tentu dikenal istilah untung dan rugi. Akan tetapi, dalam ranah investasi saham istilah untung tidak hanya dikenal dengan mendapatkan keuntungan finansial lebih. Melainkan ada beberapa jenis keuntungan yang didapatkan melalui jalan yang berbeda. Keuntungan yang bisa kita dapatkan dari berinvestasi ini adalah dividen, capital gain, dan saham bonus. Masing-masing keuntungan ini didapatkan dengan jalan yang berbeda. Dividen adalah nilai keuntungan yang paling umum yang akan kita dapatkan ketika berinvestasi. Sama halnya dengan keuntungan, dividen juga bisa memberikan efek kerugian investasi saham bagi kita. 

keuntungan investasi saham


Dividen adalah keuntungan yang dibagi dan diberikan kepada para pemodal atau investor oleh perusahaan yang mengeluarkan saham. Keuntungan ini didapatkan dari kinerja perusahaan tersebut. Apabila kinerja perusahaan bergerak secara stabil dan meningkat maka keuntungan yang tinggi dapat diperoleh. 

Dividen ini dapat diberikan dalam bentuk tunai yakni berbentuk uang rupiah atau dapat juga diberikan dalam bentuk dividen stock kepada para pemegang saham. Keuntungan lain yang bisa kita dapatkan dari permainan saham ini adalah capital gain. Capital gain ini adalah keuntungan yang didapatkan dari adanya selisih nilai yang didapatkan antara harga beli dan jual saham tersebut. Dalam bentuk kerugian investasi saham, hal ini disebut sebagai capital loss.

Selain kedua keuntungan tersebut, ada kemungkinan bahwa kita juga akan bisa mendapatkan keuntungan dalam bentuk saham bonus. Saham bonus ini tidak selalu ada dalam setiap perusahaan yang menawarkan saham kepada para investor. Namun terkadang memang ada. 

Ketika ada agio saham atau yang dipahami sebagai nilai selisih yang muncul antara harga jual dengan harga nominal pada saat perusahaan melakukan penawaran umum perdana di pasar maka selisih agio saham ini yang nanti akan diberikan kepada para investor. Tentu saja, melakukan investasi saham tidak hanya mendatangkan keuntungan finansial karena tetap ada kemungkinan kita akan mengalami kerugian. Kerugian ini juga memiliki istilah tersendiri.

Selayaknya dengan keuntungan saham per bulan. Kita juga bisa mendapatkan kerugian saham yang terjadi setiap bulannya. Hal ini dilihat dari kinerja perusahaan tersebut. Oleh karena itu rata-rata orang akan menyarankan untuk melakukan investasi saham dalam jangka waktu yang lama seperti 5 tahun. Kerugian yang mungkin akan menimpa kita apabila kita tidak melakukan survei saham yang tepat adalah sebagai berikut. Ada kemungkinan bahwa kita akan tidak akan mendapatkan dividen yang mana dividen merupakan keuntungan utama yang bisa kita dapatkan dari tanam saham yang kita lakukan. Karena itu kinerja perusahaan dalam menjalankan bisnisnya sangat berpengaruh kepada kita sebagai pemodal saham.

Kerugian lain yang mungkin bisa kita dapatkan adalah capital loss. Selayaknya dengan capital gain yang menunjukkan keuntungan yang didapatkan oleh pemodal, capital loss adalah kerugian yang bakal kita dapatkan karena rendahnya harga saham atau turunnya harga saham yang bisa saja terjadi secara tiba-tiba. Turunnya harga saham tidak bisa diprediksi karena ada banyak hal yang mempengaruhinya. 

Oleh karena itu, pengalaman serta insting yang kuat akan sangat membantu kita menentukan dimana kita akan menaruh saham kita kepada perusahaan. Ada kalanya kerugian yang begitu tinggi terjadi ketika perusahaan dinyatakan bangkrut atau dilikuidasi. Jika sudah seperti ini maka secara otomatis kerugianlah yang akan kita dapatkan. Itulah beberapa jenis kerugian investasi saham yang mungkin akan kita dapatkan.

 
Back To Top